Ilmuan Islam AL Battani Kaum Bumi Datar? Baca dulu! - Kaca Tama

Kaca Tama

Baca-baca aja dulu siapa tau penemuan...

Breaking

Monday, October 14, 2019

Ilmuan Islam AL Battani Kaum Bumi Datar? Baca dulu!

Ilustrasi modern artist's impression' dari AL Battani

*Kaum Bumi Datar
Kalian kenal dengan orang ini? Saya juga tidak kenal, bukan tetangga saya di Bandung. Tapi mari kita kenalan dengan salah-satu ilmuwan terkemuka dunia Islam. Namanya lebih simpel dikenal: Al Battani. Nama lengkapnya panjang: Abū ʿAbd Allāh Muḥammad ibn Jābir ibn Sinān al-Raqqī al-Ḥarrānī aṣ-Ṣābiʾ al-Battānī. Dengan berjenggot, memakai sorban, Al Battani lebih mirip orang kabanyakan saja. Padahal, dia adalah ahli astronomi dan matematikawan hebat.

Lahir tahun 858 di Harran (sekarang lebih dikenal dengan Turki), ayahnya adalah pembuat alat2 scientific terkenal, maka tak pelak lagi, sejak kecil, dia terbiasa dengan pelajaran IPA. Dia tidak suka bolos pas pelajaran IPA, dan tidak membenci Matematika. Tumbuh-lah Al Battani menjadi penyuka astronomi. Dia mengamati bintang-gemintang, matahari, bulan, dia mengembangkan begitu banyak pengetahuan dunia ini.

Salah-satu penemuannya yang paling terkenal adalah menghitung bahwa satu tahun terdiri dari 365 hari 5 jam 46 menit dan 2 detik. Wah jaman itu, tahun 858, jangankan HP android, kompor gas saja belum ada di benak orang2. Dunia 'masih gelap', kagak ada itu lampu neon, lampu minyak sih ada, tapi Al Battani, sudah bisa menghitung tahun dengan akurat, membuktikan bahwa tanggalan kita kelebihan beberapa jam loh. Atau kalian benci sekali dengan persamaan trigonometri, yang harus dihafal bahwa tangen sama dengan sinus dibagi cosinus. Belum lagi akar tangen, bla-bla-bla... Arghhhh... itu nyebelin pelajarannya, maka ketahuilah, Pakde Al Battani inilah yang menemukannya. Trigonometri juga karib dengan astronomi, tidak heran dia menemukan persamaan ini.

Dan ketahuilah, Islam juga karib sekali dengan astronomi. Dalam agama Islam, penentuan bulan Ramadhan, hari raya, melewati perhitungan rumit dan juga lihat hilal. Penentuan kapan adzan maghrib, isya, dll, lihat benda langit, ini, itu, semua membutuhkan ilmu astronomi. Bahwa, bumi bergerak mengelilingi matahari, bahwa bulan berputar mengelilingi bumi, dan seterusnya. Bahwa Bumi itu bulat. Tidak akan ada siang dan malam jika Bumi ini datar.

Maka, mengherankan sekali, jika hari ini, ada muslim yang bilang "bumi datar" itu ada penjelasannya dalam agama. Itu keliru. Karena cerdik pandai muslim, ribuan tahun lalu sudah jelas sekali bilang bumi itu bulat. Dia membaca Al Qur'an, menjadikannya sumber inspirasi pengetahuan. Lantas kenapa ada yg bilang malah datar? Duh. Ketahuilah, kesalahan menafsirkan redaksi sebuah ayat bisa fatal sekali. Misal, "celakalah orang-orang yang shalat", kalau hanya lihat sepotong kalimat ini saja, tidak lihat potongan kalimat berikutnya, bisa sangat fatal. Lihatlah, AL Battani, seribu tahun silam dia bahkan sudah bisa menghitung tahun.

Terakhir, ijinkan saya memberitahu kalian sebuah fakta menarik. Dari sekian banyak ahli astronomi Islam, kenapa saya mengambil AL Battani? Karena dialah penulis banyak karya, salah-satunya buku Kitāb az-Zīj ("Book of Astronomical Tables"). Saya tidak bilang buku ini 100% ide pemikiran Al Battani, karena di dalamnya juga banyak pemikiran astronomer2 sebelumnya seperti Ptolemy. Tapi adalah fakta, kalian tahu Copernicus? Yeah, dialah ahli astronomi yg dikenal dengan pernyataan 'matahari adalah pusat semesta, bukan bumi pusat semesta' tahun 1500-an. Kalian kenal dengan Galileo? Maka dua orang ini, menggunakan dan terinsipirasi dari karya2 Al Battani. Copernicus bahkan setidaknya 23 kali menyebut nama Al Battani di dalam tulisannya: De Revolutionibus Orbium Coelestium. Dua ahli astronomi yg lahir 700 tahun setelah AL Battani, 'meminjam' begitu banyak pengetahuan untuk membantah pendapat umum saat itu.

Demikianlah tentang Al Battani.

Maka sebagai kesimpulan, catat baik2:

1. Tidak benar Islam itu dekat dengan teori bumi datar. Bahkan untuk urusan menentukan adzan shalat lima waktu saja, Islam menggunakan ilmu astronomi. Matahari tenggelam, matahari terbit, awal bulan, akhir bulan, dll dll. Itu semua melibatkan urusan benda langit.

2. Orang2 yang ngotot bumi itu datar ada di semua agama; Hanya karena kalian agama A maka jangan buru2 menuduh agama B pengikutnya bumi datar. Ini heboooh sekali menyudutkan agama tertentu. Silahkan cek di agama masing2, sejarah masing2, boleh jadi kaget sendiri nanti.

3. Jika kalian muslim, dan percaya bumi ini datar; kalian tidak perlu lebay bawa2 Al Qur'an, hadist, dll. Karena lebih banyak ulama yang justeru berpendapat bumi itu bulat. Dalil yg kalian gunakan, argumen yg kalian gunakan telah dibantah sejak ribuan tahun lalu. Nah, jika kalian mau tetap ngotot, silahkan urus masing2. Dalam agama itu, bahkan ada yang yakin shalat jum'at itu bisa hari kamis, terserah masing2. Tapi tidak perlu mengotot merasa paling benar. Tidak perlu marah2, apalagi maki2 di postingan ini.

Source : Tere Liye

**foto adalah 'modern artist's impression' dari AL Battani. Jaman itu belum ada kamera, jd kagak ada yg sempat moto.

No comments:

Post a Comment